فَإِن تَابُواْ وَأَقَامُواْ الصَّلاَةَ وَآتَوُاْ الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِن

counter

Translite

Blog Archive

Labels

Ka'bah

Ka’bah merupakan kiblat shalat umat Islam. Ka’bah yang berbentuk kubus ini merupakan bangunan utama diatas bumi yang digunakan untuk menyembah Allah SWT.Sebagaimana Allah SWT. berfirman dalam Al Qur’an Surat Ali Imran ayat 90, yang artinya : “Sesungguhnya permulaan rumah yang dibuat manusia untuk tempat beribadah adalah rumah yang di Bakkah (Makkah), yang dilimpahi berkah dan petunjuk bagi alam semesta”.

GALLERY ALHANIF

PEMESANAN DAPAT DILAYANI MELALUI VIA WA/TLP 083841268509 IG: @atinisuartini FB: atini suartini

Bahagia

selalu memberikan yang terbaik untuk semua makhluk.

Motivasi

Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina. Orang yang mencintai akhirat, dunia pasti menyertainya. Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. Barangsiapa takut kepada Allah SWT nescaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia kehendaki.

Keutamaan Ilmu

??? ?? ???? ????? ??? ?????? ?????? ?? ??????? ????? ???? ???? ??????? ????? ????? ????? ???? ???? Wahai saudaraku…, engkau takan mendapatkan ilmu melainkan dengan (memperhatikan) enam hal… Aku akan menyebutkannya dengan penjelasan… kecerdasan, semangat, kesungguh-sungguhan, biaya materi… petunjuk Ustadz, dan waktu yang panjang

Showing posts with label knowledge. Show all posts
Showing posts with label knowledge. Show all posts

Saturday, March 04, 2017

مفهوم الأساسية لإدارة الطلاب

‌أ.       المفاهيم الأساسية لإدارة الطلاب
1.   تعريف الإدارة
اشتقاقي, وإدارة الكلمة هي ترجمة ل  management(إنجليزية). كلمة management من الكلمة manage  أو magiare ومعنه صعدت الخيول في التدريب.
من تعريف الإدارة, الواردة النشاطين هي النشاط التفكير(mind) و النشاط السلوك (action) . (سهرتيان, 1982). الإدارة هي الاستخدام الفعال للموارد البشرية وليس الإنسان وغيرها من المواد من أجل تحقيق الغرض المقصود منه. ب. سريوبوروض)  , إدارة التعليم في المدرسة).

إدارة تعليمية

       ‌أ.            تعريف إدارة تعليمية
إدارة تعليمية هي تتكوّن من كلمتين و لها معنى واحد، وهي " ادارة" و "تعليمية". ادارة يعرف كعلم، و جدعة و مهنة. يقال كعلم،  قال لوتير غاليك،  لأن ادارة يشاهد كعلم الذي يحاول أن يفهم الناس في تعاون.

Friday, March 03, 2017

Apakah Malaikat Itu laki-laki atau Perempuan?

Yang harus dipahami pertama kali adalah
Tidak ada dalil yg menerangkan jenis kelamin malaikat, 
Jd kita tidak bisa menghukumi bahwa malaikat itu laki2 atau perempuan
Karena jika kita menghukumi bahwa malaikat itu laki2 atau perempuan maka mereka memiliki prilaku dan sifat fisik sebagaimana seorang laki2 atau perempuan,
Di dalam hadis hanya disebutkan bahwa malaikat itu terbuat dari cahaya, nggak makan, nggak minum, g sombong, dan rajin ibadah serta patuh akan tugas2 yg diberikan kepadanya
Kita hanya diperintahkan untuk mengimaninya, dan ilmu tentang jenis kelamin ini termasuk ilmu yg nggak memberikan manfaat jika kita tahu dan tidak memberikan madorot jika kita tidak tahu,

Poin yg kedua 
Nggak setiap yg pake ta marbutoh itu wanita
Contohnya kata hamzah, tolhah, usamah, ukasyah
Meskipun pame ta marbutoh tapi mereka nama2 cowo
Wallahu a,lam

Mari kita bisa baca di sini

Tuesday, January 31, 2017

ARTI DAN MAKNA SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA


Arti Sila Ketuhanan yang Maha ESA
Sila pertama dari Pancasila Dasar Negara NKRI adalah Ketahuan Yang Maha Esa. Kalimat pada sila pertama ini tidak lain menggunakan istilah dalam bahasa Sansekerta ataupun bahasa Pali. Banyak diantara kita yang salah paham mengartikan makna dari sila pertama ini. Baik dari sekolah dasar sampai sekolah menengah umum kita diajarkan bahwa arti dari Ketahuan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Satu, atau Tuhan yang jumlahnya satu. Jika kita membahasnya dalam bahasa Sansekerta ataupun Pali, Ketahuan Yang Maha Esa bukanlah Tuhan yang bermakna satu.
Ketuhanan berasal dari kata tuhan yang diberi imbuhan berupa awalan ke- dan akhiran –an. Penggunaan awalan ke- dan akhiran –an pada suatu kata dapat merubah makna dari kata itu dan membentuk makna baru. Penambahan awalan ke- dan akhiran –andapat memberi makna perubahan menjadi antara lain: mengalami hal….sifat-sifat…
Kata ketuhanan yang beasal dari kata tuhan yang diberi imbuhan ke- dan –an bermakna sifat-sifat tuhan. Dengan kata lain ketuhanan berarti sifat-sifat tuhan atau sifat-sifat yang berhubungan dengan tuhan.
Kata Maha berasal dari bahasa Sansekerta atau Pali yang bisa berarti mulia atau besar( bukan dalam pengertian bentuk). Kata Maha bukan berarti sangat. Kata “esa” juga berasal dari bahasa Sansekerta atau Pali. Kata “esa” bukan berarti satu atau tunggal dalam jumlah. Kata “esa” berasal dari kata “etad” yang lebih mengacu pada pengertian keberadaan yang mutlak atau mengacu pada kata “ini” (this- Inggris). Sedangkan kata “satu” dalam pengertian jumlah dalam bahasa Sansekerta  atau bahasa Pali adalah kata “eka”. Jika yang dimaksud dalam sila pertama adalah jumlah Tuhan yang satu, maka kata yang seharusnya digunakan adalah “eka” bukan kata “esa”.
Dari penjelasan yang disampaikan di atas dapat dikesimpulan bahwa arti dari Ketahuan Yang Maha Esa bukanlah berarti Tuhan Yang Hanya Satu, bukan mengacu pada suatu individual yang kita sebut Tuhan Yang jumlahnya satu. Tetapi sesungguhnya Ketahuan Yang Maha Esa
Berarti  Sifat-sifat Luhur atau Mulia Tuhan yang mutlak harus ada. Jadi yang ditekankan pada sila pertama dari Pancasila ini adalah sifat-sifat luhur atau mulia, bukan Tuhannya.
Makna sila Ketahuan Yang Maha Esa
Makna sila ini adalah
Percaya dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-maisng menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
Hormat dan menghormati serta bekerjasama antara pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.
Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing
Tidak memaksakan suatu agama atau kepercayaannya kepada orang lain.
Frasa Ketahuan Yang Maha Esa bukan berarti warga Indonesia harus memiliki agama monoteis namun frasa ini menekankanke-esaan dalam beragama.
Mengandung makna adanya Causa Prima (sebab pertama) yaitu Tuhan Yang Maha Esa.
Menjamin peenduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadah menurut agamanya.
Negara memberi fasilitas bagi tumbuh kembangnya agama dan dan iman warga negara dan mediator ketika terjadi konflik agama.
Bertoleransi dalam beragama, dalam hal ini toleransi ditekankan dalam beribadah menurut agama masing-masing.
Manusia sebagai makhluk yang ada di dunia ini seperti halnya makhluk lain diciptakan oleh penciptaannya. Pencipta itu adalah Causa Prima yang mempunyai hubungan dengan yang diciptakannya. Manusia sebagai makhluk yang dicipta wajib menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi laranganNya. Dalam konteks bernegara, maka dalam masyarakat yang berdasarkan Pancasila, dengan sendirinya dijamin kebebasan memeluk agama masing-masing. Sehubungan dengan agama itu perintah dari Tuhan dan merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan oleh manusia sebagai makhluk yang diciptakan oleh Tuhan, maka untuk menjamin kebebasan tersebut di dalam alam Pancasila seperti kita alami sekarang ini tidak ada pemaksaan beragama, atau orang memeluk agama dalam suasana yang bebas, yang mandiri. Oleh karena itu dalam masyarakat Pancasila dengan sendirinya agama dijamin berkembang dan tumbuh subur dan konsekuensinya diwajibkan adanya toleransi beragama.
Jika ditilik secara historis, memang pemahaman kekuatan yang ada di luar diri manusia dan di luar alam yang ada ini atau adanya sesuatu yang bersifat adikodrati (di atas / di luar yang kodrat) dan yang transeden (yang mengatasi segala sesuatu) sudah dipahami oleh bangsa Indonesia sejak dahulu. Sejak zaman nenek moyang sudah dikenal paham animisme, dinamisme, sampai paham politheisme. Kekuatan ini terus saja berkembang di dunia sampai masuknya agama-agama Hindu, Budha, Islam, Nasrani ke Indonesia, sehingga kesadaran akan monotheisme di masyarakat Indonesia semakin kuat. Oleh karena itu tepatlah jika rumusan sila pertama Pancasila adalah Ketahuan Yang Maha Esa
Keberadaan Tuhan tidaklah disebabkan oleh keberadaban daripada makhluk hidup dan siapapun, sedangkan sebaliknya keberadaan dari makhluk dan siapapun justru disebabkan oleh adanya kehendak Tuhan. Karena itu Tuhan adalah Prima Causa yaitu sebagai penyebab pertama dan utama atas timbulnya sebab-sebab yang lain. Dengan demikian Ketahuan Yang Maha Esa mengandung makna adanya keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Tunggal, yang menciptakan alam semesta beserta isinya. Dan diantara makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang berkaitan dengan sila ini adalah manusia. Sebagai Maha Pencipta, kekuasaan Tuhan tidaklah terbatas, sedangkan selainNya adalah terbatas.
Negara Indonesia didirikan atas landasan moral luhur, yaitu berdasarkan Ketahuan Yang Maha Esa yang sebagai konsekuensinya, maka negara menjamin kepada warga negara dan penduduknya untuk memeluk dan untuk beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya, seperti pengertiannya trkandung dalam:
Pembukaan UUD 1945 alinea ketiga, yang antara lain berbunyi:
“Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa….” dari bunyi kalimat ini membuktikan bahwa negara Indonesia bukan negara agama, yaitu negara yang didirikan atas landasan agama tertentu, melainkan sebagai negara yang didirikan atas landasan Pancasila atau negara Pancasila.
Pasal 29 UUD 1945
Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa
Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing  dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya
Oleh karena itu di dalam negara Indonesia tidak boleh ada pertentangan dalam hal Ketuhanan Yang Maha Esa, dan sikap atau perbuatan yang anti terhadap Ketuhanan Yang Maha Esa, anti agama. Sedangkan sebaliknya dengan paham Ketuhanan Yang Maha Esa ini hendaknya diwujudkan kerukunan hidup beragama, kehidupan yang penuh toleransi dalam batas-batas yang diizinkan oleh atau menurut tuntutan agama masing-masing, agar terwujud ketentraman dan kesejukan di dalam kehidupan beragama.
Untuk senantiasa memelihara dan mewujudkan 3 model hidup yang meliputi:
Kerukunan hidup antar umat seagama
Kerukunan hidup antar umat beragama
Kerukunan hidup antar umat beragama dan Pemerintah
Tri kerukunan hidup tersebut merupakan salah satu faktor perekat kesatuan bangsa.
Di dalam memahami sila 1 Ketuhanan Yang Maha Esa, hendaknya para pemuka agama senantiasa berperan di depan dalam menganjurkan kepada pemeluk agama masing-masing untuk menaati norma-norma kehidupan beragama yang dianutnya.
Sila ke 1 Ketuhanan Yang Maha Esa ini menjadi sumber utama nilai-nilai kehidupan bangsa Indonesia, yang menjiwai dan mendasari serta membimbing perwujudan dan Sila II sampai dengan Sila V.
Pokok-pokok Yang Terkandung Dalam Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Pernyataan pengakuan bangsa Indonesia pada adanya dan kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Pernyataan ini tidak saja dapat terbaca dalam Pembukaan UUD 1945 dimana perumusan Pancasila itu terdapat tetapi dijabarkan lagi dalam tubuh UUD 1945 itu sendiri pasal 29 ayat 1, yang berbunyi sebagai berikut :
“ Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa ”
Adanya pernyataan pengakuan dasar Ketuhanan Yang Maha Esa secara yuridis constitutional ini, mewajibkan pemerintah/aparat Negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan  yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur.
Dengan demikian dasar ini merupakan kunci dari keberhasilan bangsa Indonesia untuk menuju pada apa yang benarm baik dan adil. Dasar ini merupakan pengikat moril bagi pemerintah dalam menyelenggarakan tugas-tugas Negara, seperti memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan social.
Negara menjamin kemerdekaan tiap penduduk untuk beribadat
Menurut agama dan kepercayaannya (pasal 29 ayat 2 UUD 1945).
Jaminan kemerdekaan beragama yang secara yuridis constitutional ini membawa konsekuensi pemerintah sebagai berikut:
Pemerintah wajib memberi dorongan dan kesempatan terhadap kehidupan keagamaan yang sehat.
Pemerintah memberi perlindungan dan jaminan bagi usaha-usaha penyebaran agama, baik penyebaran agama dalam arti kwalitatif maupun kwantitatif.
Pemerintah melarang adanya paksaan memeluk/meninggalkan suatu agama.
Pemerintah melarang kebebasan untuk tidak memilih agama.
Pengakuan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kehidupan beragama bangsa Indonesia tidak bisa dipisahkan dengan sila-sila yang lain. Oleh karena itu kehidupan beragama harus dapat membawa persatuan dan kesatuan bangsa, harus dapat mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradap, harus dapat menyehatkan pertumbuhan demokrasi, sehingga membawa seluruh rakyat Indonesia menuju terwujudnya keadilan dan kemakmuran lahir dan batin. Dalam hal ini berarti bahwa sila pertama memberi pancaran keagamaan, memberi bimbingan pada pelaksanaan sila-sila yang lain.
Sebagai sarana untuk mewujudkan kesatuan dan persatuan bangsa, maka asas kebebasan memelu agama ini harus diikuti dengan asas toleransi antar pemeluk agama, saling menghargai dan menghormati antara pemeluk agama yang satu dengan pemeluk agama yang lain dalam menjalankan ibadah menurut agama mereka masing-masing.
Kehidupan beragama tidak bisa dipisahkan sama sekali dari kehidupan duniawi/kemasyarakatan. Dua-duanya merupakan satu system sebagaimana satunya jiwa dan raga dalam kehidupan manusia. Agama sebagai alat untuk mengatur kehidupan di dunia, sehingga dapat mencapai kehidupan akhirat yang baik. Kehidupan beragama tidak bias lepas dari pembangunan masyarakat itu sendiri, bangsa dan Negara demi terwujudnya keadilan dan kemakmuran materiil maupun spiritual bagi rakyat Indonesia. Semakin kuat keyakinan dalam agama, semakin besar kesadaran tanggungjawabnya kepada Tuhan bangsa dan Negara, semakin besar pula kemungkinan terwujudnya kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan bagi bangsa itu sendiri.

Pengamalan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Kita percaya dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa menurut agama dan kepercayaan masing-masing.
Kita melaksanakan kepercayaan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa itu menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradap.
Kita harus membina adanya saling menghormati antar pemeluk agama dan penganut kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kita harus membina adanya saling kerjasama dan toleransi antara sesame pemeluk agama dan penganut kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kita mengakui bahwa hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa sebagai hak pribadi yang paling hakiki.
Kita mengakui tiap warga Negara bebas menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Kita tidak memaksakan agama dan kepercayaan kita kepada orang lain.

Thursday, January 19, 2017

Hermeunetika Hans George Gadamer

A.    Profil Hans-Georg Gadamer
Hans-Georg Gadamer lahir di Marburg, Jerman pada tanggal 11 Februari tahun 1900. Ia terlahir sebagai anak kedua dari pasangan Emma Caroline Johanna Gewiese (1869-1904) dan Dr. Johannes Gadamer (1867-1928). Sejak berumur 2 tahun, ia pindah di kota Breslu (sekarang dikenal dengan nama Wroclau, Polandia) karena ayahnya diminta menjadi profesor luar biasa di Universitas Breslau. Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga penganut Protestan yang taat dan konservatif. Ibunya meninggal ketika Gadamer berusia 4 tahun karena terserang penyakit diabetes. Walaupun besar dalam keluaraga Protestan yang taat, Gadamer memilih bungkam jika disodori pertanyaan mengenai imannya.

Tuesday, January 21, 2014

تعريف القرآن الكريم و اسمائه


Segala puji bagi Allah yang telah memberikan segala karunia kepada hambanya, dan begitu banyak kenikmatan yang telah diberikan kepada setiap makhluk hidup atau yang sudah tiada lagi dikehidupan dunia, Dialah sang maha penyayang dan maha pemurah mengetahui segala sesuatu meskipun sekecil benda yang ada didunia maupun diakhirat Allah pasti mengetahuinya, sholawat serta salam tercurahkan kepada nabi kita nabi Muhammad ,yang berperan besar terhadap agama islam ini, serta para sahabat beliau, keluarga, kerabat, bahkan orang-orang yang senantiasa mengikuti jalan beliau sampai akhir hayatnya.
Alhamdulilah dikesempatan ini Allah telah memberikan kenikmatan, sehingga saya bisa memberikan dan saling menimba ilmu bersama para pembaca sekalian, coba kita lihat masa yang begitu jauh dari kemajuan dari segi teknologi dll, sehingga pada era globalisasi ini begitu banyak sekali pengetahuan, teknologi, sains, bahkan semua yang belum pernah ada pada zaman dahulu kini sudah banyak sekali kita temukan disekeliling kita, akan tetapai banyak yang disayangkan dikalangan orang-orang yang sibuk denga duniawinya sendiri dan lupa dengan kewajiban yang Allah embankan kepada setiap hamba, maka dari itu mari kita selalu berinstrofeksi diri, berbenah diri untuk menjadi seorang muslim yang berguna bagi keluarga, bangsa, serta agama islam ini.
Pada kesempatan ini saya akan mencoba sedikit menerangkan pengertian Al-qur’an, dan nama-nama Al-qur’an,
Al-quran secara bahasa diartikan dengan قرأ  yang bermakna الجمع والضم والقراءة, dan masdar قرأ adalah قراءة و قرانا [1]sebagai mana Allah berfirman di surat Al-qiyaamah (Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu).[2]
Al-quran  secara istilah adalah القرآن هو كلام الله المنزل على محمد عليه السلام المتعبد بتلاوته  yang artinya adalah  kalamullah(firman Allah) yang diturunkan kepada Muhammad , yang membacanya melakukan suatu ibadah[3]. Inilah pengertian Al-quran secara bahasa dan istilah yang di jelaskan oleh Mannau Al-qothon dalam sebuah bukunya yang berjudul “Mabaahits  Fie ‘Ulumi  Al-qur’an”,semoga dengan apa yang kita ketahui bisa bermanfaat  untuk kaum muslimin dan bisa mnjadikan sebuah amalan yang bermanfaat bagi kita semua.

Adapun pengertian Al-quran secara istilah dapat kita jelaskan secara detail
1.      Kalamullah (كلام الله) disini bukan hanya sekedar perkataan seperti manusia jin dan malaikat, akan tetapi kalamullah hanya di nisbatkan kepada Allah saja bukan kepada selainnya.
2.      Al-munazal adalah kalamullah yang yang sudah dikhususkan dan dimiliki oleh Allah, sebagaimana Allah berfirman dalam surat Al-kahfi ayat 109
{Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)}.[4]
3.      Kepada Muhammad Sholallahu alaihi wasallam yang dimaksud disini adalah apa-apa yang diturunkan kepada para Nabi sebelumnya seperti Taurot, Injil dan kitab-kitab lainnya.[5]
4.      Al-muta’abad bitilawatihi iayal mengisyaratkan bahwa orang yang membaca akan mendapatkan pahala dan suatu ibadah kepada Allah ketika seseoarang menbaca Al-qu’ran.
Banyak sekali pengertian tentang Al-quran yang di bahas oleh para ulama kita, yang menjelaskan secara rinci, detail, serta dengan membawakan dalil-dalil yang bisa dipertanggung jawabkan ke benarannya. Sungguh indah sekali jika setiap hari rumah kita di hiasi dengan lantunan Al-quran yang memberikan ketenangan disetiap raga yang membacanya, Setiap orang yang beriman kepada Allah Ta’ala wajib meyakini bahwa sumber ketenangan jiwa dan ketentraman hati yang hakiki adalah dengan berzikir kepada kepada Allah Ta’ala, membaca al-Qur’an, berdoa kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya yang maha Indah, dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya.
Allah Ta’ala berfirman,
{الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ}
Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS ar-Ra’du:28).
Artinya: dengan berzikir kepada Allah Ta’ala segala kegalauan dan kegundahan dalam hati mereka akan hilang dan berganti dengan kegembiraan dan kesenangan[6],bahkan tidak ada sesuatupun yang lebih besar mendatangkan ketentraman dan kebahagiaan bagi hati manusia melebihi berzikir kepada Allah Ta’ala.

Nama-Nama Al-qur’an
Allah Subhanahu wataala telah menjadikan Al-quran dengan beberapa nama diantaranya adalah:
1.      Al-qu’an, Allah berfirman { Sesungguhnya Al-quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar[7]}
2.      Al-kitab, Allah berfirman { Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya? [8]}
3.      Al-furkon, Allah berfirman { Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam[9]}
4.      Ad-dzikr, Allah berfirman { Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya[10]}
5.      At-tanjil, Allah berfirman { Dan sesungguhnya Al-quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, [11]}








[1] .lihat buku Mabahits ulumul qur’an cetakan tahun 1990, ta’riful qur’an,hal 20, penulis Mannau Alqothoon.
[2] Ayat 17-18
[3] lihat buku Mabahits ulumul qur’an cetakan tahun 1990, ta’riful qur’an,hal 21, penulis Mannau Alqothoon.
[4] Surat Alkahfi ayat 109
[5] lihat buku Mabahits ulumul qur’an cetakan tahun 1990, ta’riful qur’an,hal 21, penulis Mannau Alqothoon.
[6] Lihat kitab”Taisirul Karimir Rahmaan”hal,417
[7] Surat Al-isro ayat 9
[8] Surat Al-anbiya ayat 10
[9] Surat Al-furkom ayat 1
[10] Surat Al-hijr ayat 9
[11] Surat As-syuaro ayat 192

Friday, October 18, 2013

Pelaksanaan PML

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Praktik Mengajar Lapangan adalah salah satu kegiatan yang memberikan seseorang memiliki kreatifitas dalam mengelola pengajaran, sehingga orang akan menilai seberapa jauh bisa menguasai suasana, lingkungan, dan bisa membawa semuanya keranah pendidikan yang sesuai dengan harapan masyarakat atau harapan kita sendiri, semua orang memiliki hak dalam pelaksanaan PML akan tetapi tidak semu orang bisa menguasai materi yang diajarkan tentang pelaksanaan PML tersebut, dengan demikian perubahan mengajar akan selalu berkembang sesuai mengikuti zaman, dari tahun ketahun dunia pendidikna akan terus menerus berubah sehingga seorang pengajar harus cerdik dalam mengatur waktu, disiplin dalam bekerja, serta memiliki komitmen yang bisa diandalkan.
Dalam dunia pendidikan sangat dibutuhkan pelaksanaan Praktik Mengajar Lapangan yang berfungsi untuk melatih diri mahasiswa dan mahasiswi dibidang pengajaran, dari PML lah semuanya akan terasa bagaimana cara mengajar yang berhasil, dan cara mengajar yang belum berhasil. Dengan diadakannya PML sangat membantu bagi mahasiswa dan mahasiswi yang sedang melangkah didunia pendidikan dan pengajaran, banyak sekali di sekeliling kita pengajar yang langsung terjun ke dunia pendidikan akan tetapi tidak tahu dengan mengajar yang baik dan benar sehingga banyak sekali kendala yang dihadapi tanpa adanya PML, dan sulit baginya beradaptsi dengan lingkungan sekolah, guru, murid, bahkan sulit baginya untuk berkomunikasi ketika pembelajaran dimulai, maka dari itu PML penting bagi calon pengajar yang belum terjun ke bidang pendidikan karena masih banyak kesempatan untuk melakukan hal-hal yang baru yang bisa memberikan perubahan baru bagi dirinya, melakukan diskusi tentang pengajaran, serta banyak waktu yang dibutuhkan ketika praktik mengajar.
Namun untuk dapat mencapi apa yang diharapkan maka dibutuhkan orang-orang yang memiliki penuh semangat untuk membangun pengajar-pengajar yang dapat terus berkembang dengan kreativitas, ide, serta bisa membimbing masyarakat luar.
Dengan inilah kami membuat makalah yang berjudul “Praktik Mengajar Lapangan”, sebagai dasar pemikiran  pembuatan makalah, serta sebagai tugas akhir mata kuliah Praktikum.
B.     Tujuan Pelaksanaan PML
Tujuan dalam melaksanankan PML yang telah direncanakan selama kurang lebih 2 semester ini, maka kami dari mahasiswa memiliki tujuan yang sama yaitu:
1)      Melatih diri dalam mengajar di sekolahan.
2)      Mengetahui kondisi yang di alami ketika dilapangan dan mencari solusi untuk melakukan perbaikan dalam mengajar.
3)      Berbagi ilmu yang telah didapat dan mencari ilmu yang belum diketahui
Demikian tujuan kami didalam pelaksanaan PML yang telah kami rencanakan selama ini, sebenarnya masih banyak sekali tujuan yang kami harapkan akan tetapi dengan apa yang kami tulis diatas sudah cukup bagi kami sebagai pebelajara yang berharga, dan sebagai panduan kami di pelaksanaa yang selanjutnya.

C.     Manfaat Pelaksanaan PML
Diadakannya PML selama 2 semester ini banyak sekali manfaat yang telah didapat, baik dari pembelajaran, sikap, etika, sopan santun, serta rasa tanggung jawab yang dimiliki setiap mahasiswa dan mahasiswi semua bisa terlihat dengan sendirinya. Pelaksanaan PML bukan hanya praktik mengajar yang sesuka hati dilakukan akan tetapi pelaksanaan PML adalah melatih diri untuk mendapatkan ilmu yang belun dikuasai ketika mengajar atau memberikan pengajaran kepada orang yang membutuhkan, kami sebagai orang yang melaksanakan PML merasakan betul apa yang didapat selama mengikuti Praktik Mengajar Lapangan, diantara manfaat yang kami dapatkan dalam pelaksanaan yaitu:
1)      Membangun kekompakan didalam tim
2)      Menjaga kejujuran dan menjalin silaturahmi yang erat
3)      Melaksanakan tugas dengan tepat dan sesuai waktu
4)      Kedisiplinan dalam menjalankan tugas
5)      Mengetahui karakteristik seorang murid
6)      Memiliki rasa tanggung jawab
7)      Merubah sikap, dan mewujudkan rasa hormat kepada yang lebih tua maupun muda
8)      Bisa menjelaskan pelajaran kepada anak-anak secara teratur

Penyebab dari semua ini karena dapat dukungan yang sangat baik dari pihak SD maupun pihak Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang telah memberikan kepercayaan kepada kami sebagai pengajar di SD tersebut, oleh karena itulah kami mendapatkan manfaat dari PML yang dilaksanakan dari awal semester hingga akhir semester dua tahun ajaran 2012/2013.
Walaupun demikian kami melihat sistem pembelajaran atau pengajaran kami kurang maksimal ketika dilapangan PML, bila begitu kita harus membenahi apa yang belum tersalurkan kepada anak didik kita, akan tetapi semua ini kami jalani penuh kesadaran dan sesuai kemampuan kami.
Diatas adalah beberapa poin yang bisa kami dapatkan dari PML yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah Ambarketawang, semoga apa yang dilakukan selama ini mendapatkan manfaat khususnya kami semua.













BAB II
GAMBARAN UMUM SEKOLAH
SD Muhammadiyah Ambarketawang adalah salah satu lembaga pendidikan yang berkiprah dibidang pendidikan khususnya sekolah dasar, SD Muhammadiyah ini terletak di provinsi DIY Yogyakarta, dan salah satu lembaga pendidikan yang dibawah naungan Muhammadiyah, SD Muhammadiya ini dengan sistem pembelajaran yang mengajarkan para siswa dan siswinya tentang keislaman dan ilmu pengetahuan umum seperti sekolah dasar lainnya yang tersebar diseluluh Indonesia, maka tidak ada perbedaan dalam pengajaran di sekolah dasar yang kami jadikan tempat sebagai latihan PML, dan kami yakin dengan belajar dan mengajar di sekolah dasar yang telah ditentukan ini bisa menjadi orang yang berguna bagi kami semua.
 Semua ini bisa berjalan dengan lancar karena dengan dukungan dan rasa mayarakat yang begitu antusian kepada dunia pendidikan yang unggul dan islami, maka sebagian besar  anak-anak mereka mengenyam pendidikan dasar di sekolah dasar Muhammadiyah ini, tidak hanya dukungan dari masyarakat saja sekolah ini bisa berjalan lancer sampai sekarang ini banyak dari tokoh masyarakat dan para guru yang mengajar di sekolah tersebut, mereka semua mendukung penuh kegiatan yang dilakukan di SD Muhammadiyah Ambarketawang.
Dengan fasilitas yang ada mereka bisa memberikan pengajaran yang maksimal dan bisa memberikan pengajaran yang baik bagi anak-anak, sehingga tidak sedikit dari siswa didiknya mendapatkan prestasi yang membanggakan sekolah, serta membanggakan kedua orang tunya. Didukung oleh staf dan pengajar yang berpengalaman dan mampu memberikan materi dengan baik dibidang masing-masing siswa dan siswi pun mampu memberikan kemampuan yang dimilikinya. Kemampuan yang dimiliki setiap pengajar kepada anak-anak didiknya sangat lah baik ketika pembelajaran telah dimulai dan bisa membawa suasana didalam kelas menjadi nyaman untuk menuntut ilmu.



Lembaran observasi
Nama Kelompok                : Kelompok 4
Nama lembaga PML          : SD Muhammadiyah Ambarketawang Yogyakarta
Lokasi                                 : Ambarketawang, Yogyakarta
Materi Pelajaran                 : Bahasa Arab
Ruang Lingkup Observasi
Ranah
Komponen
Deskripsi
Saran - Kesan
Rencana Obs
Tempat belajar mengajar (fasilitas belajar –mengajar bahasa arab)
· Papan tulis
· Buku ajar
· Media elektronik, dll
· Ruang kelas
· Baik
· Sesuai dengan kemampuan anak-anak
· Tidak ada media
· cukup
Untuk diperhatikan dengan baik sarana pembelajaran.
Kesan untuk komponen cukup baik didalam kelas, hanya saja kurang media elektronik yang mendukung kegiatan belajar.







Semester II




Pengajar
· Cara mengajar guru
· Cara memberi tugas, dll
· Melaukan dengan baik dan memahami kondisi murid
· Meberikan dengan kemampuan yang dimiliki siswa/siswi
Saran bagi para pengajar untuk lebih dekat lagi dengan pengajar dari mahasiswa.
Kesan baik dalam memberikan sambutan dan banyak memberikan masukan.




Murid
· Cara belajar murid
· Prilaku murid dikelas
· Baik dan bisa di ajak berkomunikasi dengan baik
· Memiliki kebiasaan rebut dan mengganggu teman yang belajar
Saran bagi para murid untuk lebih giat dalam menghafal dan banyak diberikan hafalan alquran. Adapun kesannya adalah mereka sangat antusian dalam belajar bahasa arab
Inilah gambaran SD Muhammadiyah Ambarketawang sebagai temapat pembelajaran praktikum kami selama setahun atau 2 semester ini. 












BAB III
PELAKSANAAN PML
A.    Laporan Kegiatan Praktik Belajar Mengajar (PBM)
Laporan ini dimaksdkan untuk mengetahui tugas dan kewajiban mahasiswa dan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam melaksanakan, serta memberikan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas yang telah diberikan sebagaimana dalam forum pembentukan kelompok pengajar pada awal tahun.
Akhirnya kami dari kelompok 4 memiliki beberapa laporan kegiatan yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah Ambarketawang, dalam satu tahun sebagai pengajar atau PML, adapun kegiatannya sebagai berikut
Kegiatan
Tempat
1)      Membaca Al-quran setiap dimulainya belajar
2)      Memberikan pengajaran dengan cara bergilir kepada anak-anak dengan materi dasar
3)      Menghafalkan mufrodat sebagai perantara untuk menjaga hafalan kosa kata bahasa arab
4)      Membentuk kelompok untuk baca Al-quran
5)      Membentuk pemandu dalam pengarah
6)      Memberikan pengarahan kepada para siswa belajar menulis bahasa arab
7)      Memberikan permainan dalam bentuk nyayian
8)      Memberikan tugas disetiap akhir pembelajaran
9)      Mepraktikan percakapan disetiap materi yang berkaitan .





SD Muhammadiyah Ambarketawang

Beberapara kegiatan yang tertera di table merupakan acuan kami demi terlaksananya dan memberikan penyampaian yang baik, sehingga tidak ada satu poin pun yang tertinggal dalam melaksanakan kegiatan dikelas, adapun secara real dalam kegiatan diatas kita kami melakukannya sesuai dengan batas waktu yang tersedia di pihak SD dan kami melakukan beberapa bagian disetiap pertemuan dengan kegiatan yang berbeda-beda disetiap pertemuannya, artinya kami tidak menerapkan semua kegiatan diatas di dalam satu pertemuan akan tetapi kami melakukan beberapa kegiatan yang memungkinkan dengan jarak waktu yang terbatas. Dengan durasi waktu yang terbatas selama 45 menit kami harus mampu melakukan 4 kegiatan atau 5 kegiatan yang telah tercantum diatas table supaya semunya bisa berjalan dengan lancer dan bisa terkendali dengan merubah kegiatan secara berkala.

B.     Deskripsi Keberhasilah Mahasiswa Dalam Pelaksanaan PML
Setiap insan pasti mendambakan dan merindukan keberhasilan setiap melakukan yang dianggap bermanfaat bagi orang yang mendapatkan bimbingannya, dengan kerja keraslah semua anya akan bisa terwujudkan demi mencapai keberhasilan dan beberapa pendukung untuk menunjang anak didik menjadi berhasill, sebagai mana yang telah kami lakukan dalam melaksanakan latihan berbicara bagi saiwa dan siswi agar mendapatkan pengajaran yang bisa mereka serap, melakukan ujian, agar mereka serius untuk mengikuti tes yang diadakan dari pengajar bahasa arab, mereka semua dapat bekerja baik ketika dilaksanakannya unjian akhir. Maka dengan inilah beberapa orang dari para siswa dan siswi mendapatkan prestasi yang baik, dan mendapatkan nilai yang memuaskan.
Keberhasilan mahasiswa dalam melakukan PML adalah kami melakukan dengan program yang telah kami tentukan seperti kegiatan yang telah tercantum di laporan kegiatan dan hasilnya kami berhasil melaksanakan semua yang kami rencanakan,maka dari itu secara global mahasiswa berhasil mengajar dan melaukan PML di SD Muhammadiyah Yogyakarta, kecuali beberapa mahasiswa dan mahasiswi yang tidak bisa memenuhi karena tidak hadirnya di acara PML. Akan tetapi kami melakukan semua ini dengan baik dan bisa diangga berhasil dalam mengajar para siswa meskipun dari kami sendiri masih banyak sekali kesalahn dan kekurangan yang masih melekat dalam diri kami semua. Semoga dengan keberhasilan ini kami bisa meningkatkan kembali PML yang akan dilaksanakan di semester selanjutnya.
C.     Kendala yang di Alami
Sebuah kegiatan pasti akan menemukan kendala yang tidak di inginkan disetiap pelaksanaanya dengan kendala yang kami dapatkan selama mengajar di SD Muhammadiyah Ambarketawang banyak sekali manfaat yang kami petik dari kendala-kendala yang dialami dengan demikian kendala yang selama ini bisa terjadi sedikit bisa terrealisasikan dengan sendirinya karena denga kesadaran mahasiswa dan mahasiswinya, adapu kendala yang dapat kami paparkan sebagai berikut
1.      Kurangnya koordinasi dan komunikasi antara SD dan pihak kampus
2.      Lemahnya sistem pengarahan serta pengajaran dipihak dosen
3.      Menimnya pengetahuan cara mengajar dengan jumlah pegajar yang banyak atau berkelompok
4.      Kurang dekatnya kepala sekolah dengan mahasiswa dan mahasiswi
5.      Tidak ada kontroling dari pihak kepala sekolah dan Dosen pengampu mata kuliah praktikum sehingga mahasiswa kurang tertib
6.      Keterlambatan informasi yang disampaikan pihak SD kepada mahasiswa dan mahasiswi
7.      Minimnya informasi dari dosen pengampu dalam memberikan informasi tentang kegiatan atau liburan SD
8.      Kurangnya komunikasi antara dosen pengampu dan mahasiswa/i sangat
Semoga dengan beberapa kendala yang telah di paparka diatas bisa menjadi acuan dan menjadi bahan pertimbangan untuk tahun selanjutnya agar tidak terjadi salah faham antara pihak SD dan Kampus, Mahasiswa dan Dosen, dll.

D.    Kritik dan Saran
Akhirnya semua yang kami lakukan telah dipaparkan di bab-bab yang terkait dengan PML, dengan demikian makalah yang kami buat ini semoga bisa dijadikan bahas evaluasi untuk lebih baik lagi, adapun kritik buat pelaksanaan PML yang akan di lanjutkan pada tahun depan :
1.      Harus lebih giat dan memperbanyak informasi dalam pengajaran
2.      Mampu menguasai kelas dan bisa mengajak para siswa untuk berperan pentinga dikelas
3.      Lebiha banyak belajar berkomunikasi dan bisa bersikap sopan sebagai seorang pendidik
Adapun saran sebagai berikut:
1.      Mendapatkan bimbingan dari dosen pengampu praktikum
2.      Jagan dibiarkan mahasiswa memberikan atau mendapatkan info tanpa sepengetahuan dosen pengampu
3.      Melatih diri untuk pelaksanaan PML
4.      Memberikan pengarahan kepada mahasiswa dan mahasiwi yang belum mengerti dengan pengajaran
5.      Melakukan diskusi setiap akan melakukan PML
6.      Berlatih bicara sebelum mengajar dihadapan mahasiswa yang akan melakukan PML.
Demikian kritik dan saran kami untuk pelaksanaan PML yang akan dilaksanakan pada tahun depan, kritik dan saran ini semoga bisa memberikan motivasi yang baik bagi kami semua dan adik kelas yang akan melaksanakan PML.




















BABA IV
PENUTUP
Demikianlah makalah kegiatan ini kami susun sebagai kerangka acuan dalam melaksanakan kegiatan PML. Kami berharap kegiatan ini dapat terlaksana dan dapat mencapai tujuan dan fungsinya sesuai harapan kami.Untuk itu dengan segala kerendahan hati kami sampaikan permohonan maaf dan atas segala bantuan dan dukungan dari semua pihak, kami sampaikan banyak terima kasih, dan semoga kami mendaptkan pelajaran yang berharga dari makalah kegiatan PML ini.
Insyaallah dengan pelaksanaan PML selanjutkan akan lebiah baik dan bisa mendorong semua orang untuk mengerti dan memahami arti dunia pendidikan.